Facebook (again)

Terinspirasi dari status salah seorang teman di situs jejaring sosial facebook yang kurang lebih isinya dia merasa sebel/bete banget ketika dia memberikan komentar kepada status orang tetapi tidak ada respon terhadap komentarnya dari si empu-nya status ....
Mmm ... mungkin hal seperti ini juga pernah terjadi pada anda,,tidak terkecuali saya ... menyebalkan memang ... istilahnya kita sudah meluangkan waktu untuk memberikan komentar kepada mereka tetapi seolah-olah mereka tidak tahu / pura² tidak tahu dan sengaja tidak membalasnya ... padahal kalo saya pribadi diberikan komentar pada status saya maupun diberi jempol/like pasti akan saya hargai niat mereka dengan mengucap terima kasih atas jempol/like mereka dan membalas setiap komentar yang diberikan ...
Menyimak kembali postingan saya sebelumnya mengenai facebook sebagai sarana silaturahmi ( baca di sini ) seharusnya hal tersebut tidak perlu terjadi jika si "empu-nya status yang diberi komentar tetapi tidak memberikan respon" mengerti bahwa sebenarnya dibalik setiap komentar atau jempol yang diberikan tersebut mempunyai makna untuk menjalin hubungan/silaturahmi agar lebih harmonis diantar mereka ...
So,,ayolah kawan ... mulai sekarang bagi siapa saja pembaca postingan ini yang mempunyai akun facebook dan diberikan komentar atau jempol tanda "like" berilah mereka respon untuk menjaga agar hubungan/silaturahmi ini tetap harmonis